3 Tahapan Saat Menyeduh Kopi
3 Tahapan Saat Menyeduh Kopi
by Ridwan Gustomo

Akhir pekan biasanya jadi waktu yang seru untuk lebih banyak mengulik seduhan kopi di rumah. Apalagi karena beberapa hari sebelumnya, Gordians baru menerima paket berlangganan Filter dari Gordi! Hehehe, pasti penasaran banget deh pengen cepat-cepat menyeduh :) 

Jika Anda baru saja memulai perjalanan mengulik seduhan kopi, tidak ada salahnya bereksperimen dengan mengubah elemen-elemen utama seperti ukuran gilingan (grind size), rasio antara kopi dengan air (coffee to water ratio), dan suhu air (temperature), hingga akhirnya Anda dapat menemukan ‘resep’ yang sesuai dengan preferensi indera penyesap Anda.

Menyadur dari Perfect Daily Grind, ada 3 tahapan yang harus Anda perhatikan saat menyeduh kopi. Berikut penjelasannya. 

Blooming (pre-brew)

Jargon ini sering sekali kita dengar saat bicara soal menyeduh kopi. Sebenarnya apa blooming itu dan kenapa teknik ini dianjurkan untuk selalu dilakukan? Pre-brew atau bloom, adalah tahap pertama saat kita menyeduh kopi. Tuangkan sedikit air hingga membasahi coffee bed, lalu tunggu sekitar 30 detik. Alasannya sederhana: untuk mengeluarkan karbondioksida. Kenapa harus dikeluarkan? Saat disangrai, karbondioksida terperangkap di dalam biji kopi. Secara umum, saat biji kopi disangrai dengan profil medium-light, semakin banyak karbondioksida yang terperangkap. Sebaliknya, saat biji kopi disangrai dengan profil dark roast, semakin banyak karbondioksida yang keluar (terutama saat second crack pada proses sangrai).

Image Source: Strava Craft Coffee

Nah, blooming membantu kopi yang sedang diseduh menjadi lebih maksimal hasilnya yaitu dengan: 

  1. Karbon dioksida yang keluar saat blooming menghilangkan rasa asam yang tidak diinginkan. Ingat perbedaan antara sparkling acidity dan sourness saat kita melakukan percobaan Sensory Experience
  2. Saat kopi mengeluarkan gas karbon dioksida, dorongan dari gas yang keluar ini akan mendorong air menjauh dari kopi, sehingga mengganggu ekstraksi. Fase ini ibarat kita membuang hal-hal yang dapat mengganggu hasil seduhan kopi. Sehingga saat menyeduh, ekstraksi pada kopi tidak akan terganggu dan Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih konsisten.

Jika masih penasaran, simak video singkat yang menjelaskan alasan ilmiah dibalik coffee blooming

 

Ekstraksi

Pada tahap ini, Anda punya kontrol total untuk mengulik seduhan kopi Anda sehingga mendapatkan rasa yang maksimal. Cara terbaik untuk melakukan ini tentunya adalah dengan mengendalikan suhu air yang digunakan dan waktu menyeduh. Secara umum, suhu air yang ideal antara 91°C hingga 96°C. Namun perlu diingat: profil sangrai, profil rasa, tingkat freshness kopi, dan ukuran gilingan, memiliki peran untuk bisa menentukan suhu air yang terbaik.

Ada 1 tip yang mungkin perlu dijadikan pertimbangan saat Anda berada pada tahap ini yaitu pulsing. Apa maksudnya? Untuk mencapai konsistensi rasa seduhan yang maksimal, para home brewers yang sudah ahli soal seduh-menyeduh kopi menyarankan: kurangi jumlah tuangan (pulsing). Jadi, jika Anda biasanya melakukan pulsing 5 kali di tahap ini, coba kurangi menjadi 3 kali. Hal ini penting untuk mengurangi jumlah variabel yang harus diingat saat Anda menyeduh.

Patrick Stridsberg, co-founder 3TEMP menjelaskan bahwa tuangan air yang lebih sedikit, dengan pulse (putaran) yang lebih besar akan mempersingkat waktu ekstraksi. Sebaliknya, tuangan yang lebih sering dengan putaran lebih kecil akan memperpanjang waktu ekstraksi dan membuat coffee bed menjadi rata. Jumlah pulse terbaik tentunya tergantung pada profil kopi dan ukuran gilingannya. 

Seduhan Akhir

Pada tahap ini, secara kalkulasi Anda memiliki 40% seduhan yang perlu diselesaikan. Dan ini adalah tahapan penting untuk Anda kendalikan, karena zat terakhir yang diekstrak pada tahap ini biasanya menghasilkan rasa pahit dan rasa tidak enak lainnya. Jangan sampai ekstraksi pada tahap ini berlebihan, karena akan mengakibatkan hasil seduhan Anda juga menjadi tidak maksimal.

Memahami aspek-aspek saat menyeduh kopi ini penting, walaupun Anda hanya akan menyeduh untuk konsumsi pribadi saja. Variasi suhu adalah salah satu dari beberapa elemen penting yang perlu Anda kontrol. Dengan memahami 3 tahap yang sudah dijelaskan di atas, setidaknya Anda dapat memanipulasi hasil seduhan akhir sehingga kita dapat menikmati kopi yang diinginkan. 

Ingin mulai mencobanya sendiri di rumah? Tinggalkan komentar di bawah ini dan ceritakan bagaimana hasilnya ya!




Also in Gordi Blog

Kopi dan Isyarat di Kopi Tuli
Kopi dan Isyarat di Kopi Tuli

Kopi Tuli (Koptul) tidak sekadar kedai kopi yang marak di tengah kota. Koptul memberikan nuansa menikmati kopi sambil belajar Bahasa Isyarat bagi para pengunjung kedai Koptul
Biji Kopi Lebih Baik dari Kopi Bubuk?
Biji Kopi Lebih Baik dari Kopi Bubuk?

Biji kopi atau kopi bubuk? Pertanyaan tersebut kerap dilontarkan bagi para penikmat kopi yang baru mulai menyeduh kopi sendiri. Antara bingung dan tidak tahu untuk membeli kopi dalam bentuk biji kopi atau bubuk. Mungkin...
Red Flover, Bisnis Kopi Road Trip
Red Flover, Bisnis Kopi Road Trip

‘One life, one regret’, adalah sebuah prinsip hidup yang dijalani oleh Stevy, owner Red Flover (Red Flower). Ia mulai melakukan perjalanan sejak akhir tahun lalu bersama dengan mobil...