Mengulas Ulang Teknik Seduh French Press
Mengulas Ulang Teknik Seduh French Press
by Dimas Maulana

Siapa yang tidak pernah menggunakan french press, alat seduh ini digemari oleh banyak peminum kopi karena mudah digunakan, harganya terjangkau dan selalu menghasilkan persepsi body yang tebal.  

Sebelum beralih ke metode yang lain seperti pour over atau clever dripper, french press pun menjadi favorit saya. Namun kendala yang sering ditemui adalah ampas atau sisa partikel kopi yang masih juga ikut ke dalam cangkir meskipun sudah disaring menggunakan plunger. Ampas atau yang juga biasa disebut residu ini tentu saja tidak baik untuk berada di kopi Anda karena mereka tidak berhenti berekstraksi, alhasil seiring turunnya temperatur kopi Anda jadi semakin pahit.

Adalah James Hoffman, eks juara barista UK tahun 2003 dan pemilik kafe/roaster Square Mile Coffee, yang mencoba mengulas ulang metode ini. Tujuannya untuk membuktikan kalau dengan beberapa trik french press pun mampu menghasilkan kopi yang terasa clean, smooth dan tanpa ampas, layaknya sebuah pour over.

Tekniknya diadaptasi dari proses cupping dan membutuhkan kesabaran karena waktu seduhnya yang panjang. Apa saja hal yang harus dilakukan?

Ukuran Giling

Umumnya coarse atau kasar adalah ukuran giling yang direkomendasikan untuk french press. Namun untuk ekstraksi yang lebih baik coba giling dengan ukuran lebih halus dari biasanya namun tidak sehalus untuk pour over.

Floaters

Lakukan hal yang biasa Anda lakukan ketika menyeduh french press, dari mulai giling hingga menuang air ke kopinya. Setelah 4 menit  perhatikan kopi Anda, pasti akan muncul beberapa partikel yang mengambang di permukaan. Dengan menggunakan sendok pertama-tama aduk partikel tersebut perlahan-lahan lalu ambil semua partikel atau buih yang masih tersisa di permukaan hingga bersih dan buang.

Waktu Seduh

“4 menit lalu ditekan” itu rekomendasi teknik seduh french press yang pasti Anda temukan dimanapun. Namun kali ini coba tunggu 5 menit lagi sebelum menekan plunger. Tujuannya apa? untuk menunggu sampai semua partikel halus kopi benar-benar turun ke bagian dasar.

Plunger

Berbeda dengan teknik normal yang biasa dilakukan, jangan tekan plunger hingga ke dasar. Yang terjadi ketika Anda lakukan hal tersebut adalah malah mendorong udara ke tumpukan kopi yg sudah mengendap di bawah sehingga bergerak ke atas lagi.  Alhasil sedimen-sedimen halus akan melewati filter plunger Anda dan berakhir di cangkir. Yang sebaiknya Anda lakukan adalah tekan hingga plunger di permukaan kopi saja dan tahan di posisi tersebut lalu tuang kopi ke cangkir.

 



Sudah coba teknik di atas? apakah hasilnya mengubah persepsi lama Anda mengenai french press?




Also in Gordi Blog

Perbedaan Antara Pulse Pouring Dengan Continuous Pouring
Perbedaan Antara Pulse Pouring Dengan Continuous Pouring

Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk menikmati kopi. Kenikmatan rasa ini biasanya berbanding lurus dengan teknik/metode apa yang digunakan untuk menyeduh kopinya. Bagi home brewers yang suka sekali mengulik kopi, metode/teknik tertentu termasuk saat menuangkan air,...
Pilih Mana: Conical Burr Grinder vs Flat Burr Grinder
Pilih Mana: Conical Burr Grinder vs Flat Burr Grinder

Fungsi semua grinder (electric atau manual) sebenarnya sama: untuk menggiling biji kopi dan mengubahnya menjadi partikel yang lebih kecil sehingga Anda dapat menyeduh dan menikmati kopinya. Yang membuat pilihan membeli grinder lebih rumit adalah: pakai...

Kapan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir kopi?
Kapan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir kopi?

Pada umumnya, kebanyakan orang akan langsung memesan atau membuat secangkir kopi di pagi hari. Ada yang bilang mereka belum bisa fokus jika belum minum kopi bahkan ada juga yang merasa pusing jika tidak segera mencicipi kopi...