Panduan Origin Kopi: Afrika
Panduan Origin Kopi: Afrika
by Ridwan Gustomo

Untuk mayoritas penikmat kopi seduh manual, hal pertama yang dicari saat ingin mencoba kopi baru adalah: dari mana asal atau origin kopinya? Bagaimana caranya ya membedakan karakter rasa antara kopi Ethiopia dengan Rwanda?

Kenapa pertanyaan ini menjadi penting? Untuk penikmati kopi seduh manual yang sudah memiliki preferensi rasa tertentu, hal ini menjadi salah satu penentu apakah ia akan mencoba kopi tersebut atau tidak. Beberapa home brewers, sudah punya tipe sendiri: tipe yang suka kopi dengan notes floral atau buah-buahan, atau tipe yang lebih suka kopi dengan rasa coklat yang dominan dan rasa manis karamel. Namun, ada pula tipe yang adventurous. Tipe yang suka mencoba beragam jenis kopi, karena di situlah letak keseruannya. 

Kali ini, kami akan mengulas panduan singkat tentang origin atau tempat asal kopi dari seluruh dunia yang sering kita temui di kedai-kedai kopi di Indonesia. Tentunya sangat layak kalau kita mulai di benua dimana kopi sendiri lahir, Afrika. Harap dicatat, ini hanya panduan umum agar Anda dapat membedakan beberapa karakter rasa yang paling utama dari masing-masing origin kopi.

Image from: baristainstitute.com

Ethiopia

Siapa tak kenal origin yang satu ini? Untuk pecinta kopi di Indonesia, Ethiopia adalah salah satu origin yang paling mudah kita temui. Sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar di dunia, Ethiopia memang punya kelebihan tersendiri: hutan kopi alaminya tumbuh subur di negara ini. Disadur dari Sudden Coffee, kopi Ethiopia memiliki 99% lebih banyak varietas genetik dibandingkan kopi-kopi dari origin lainnya. Sebagian besar dari varietas genetik ini bahkan belum dikategorikan secara formal. Banyak yang menyebutnya sebagai heirloom varieties.

Metode Pengolahan

Sebagian besar kopi Ethiopia diproses secara alami (natural process) — atau sering disebut juga dry-processed — dan washed

Karakter Rasa Umum

  • Exotic fruit flavors
  • Bunga
  • Medium-bodied
  • Medium acidity (winey)

Saat Anda mencoba kopi Ethiopia dengan proses natural yang berkualitas Anda akan mendapati rasa blueberry yang kentara. Saat Anda mencoba kopi Ethiopia dengan proses washed, umumnya Anda akan mendapati rasa dominan seperti teh, lemon citrus, dan bunga-bungaan. 

Penasaran ingin mencoba? Coba kopi-kopi Ethiopia yang kami kurasi minggu ini dan rasakan perbedaannya!

Kenya

Walaupun wilayah ini bersebelahan dengan Ethiopia, Kenya belum memproduksi kopi sendiri hingga tahun 1900an. Kenya memproduksi specialty coffee Arabika berkualitas tinggi yang diakui secara global karena profil rasanya yang unik dan berbeda. Kondisi iklimnya juga menguntungkan, karena Kenya memiliki banyak dataran tinggi dengan tanah subur untuk menghasilkan biji kopi kualitas terbaik.

Jika Anda suka kopi dengan acidity yang rendah, Kenya bisa jadi favorit Anda.

Metode Pengolahan

Sebagian besar kopi Ethiopia diproses secara washed, namun ada pula sebagian yang diproses secara alami (natural process).

Karakter Rasa Umum

  • Chocolate & spice
  • Heavy-bodied
  • Juicy

Saat Anda mencoba kopi Kenya, umumnya Anda akan mendapati rasa buah dan aroma bunga-bungaan yang kaya, juicy, dengan rasa manis seperti brown sugar atau buah berwarna gelap (seperti blackcurrant).

Minggu ini, kami punya beberapa kopi terpilih dari Kenya yang dapat Anda coba! :)

Burundi

Burundi, yang bernama resmi Republik Burundi, adalah wilayah dataran yang berada di Afrika Timur, berbatasan dengan Rwanda, Tanzania dan Kongo. Tanah vulkanik dan curah hujan yang baik berkontribusi menciptakan lingkungan untuk menanam kopi berkualtias terbaik. Hal inilah yang memberikan karakter rasa asam dan manis yang dominan saat Anda mencoba kopi Burundi.

 

Image credit: weirdbrothers.com

 

Metode Pengolahan

Sebagian besar kopi Burundi diproses secara double-washed, namun ada pula sebagian yang diproses secara alami (natural process).

Karakter Rasa Umum

  • Bright-acidity
  • Light-bodied
  • Dark fruits, floral, sweet, complex

Burundi Mbirizi Shade #18 hasil sangrai Smoking Barrels dan Burundi Dusangire Ijambo hasil sangrai Curious People akan memberikan Anda karakter rasa yang serupa, tapi tak sama(3).

Demikian ulasan dan panduan singkat untuk beberapa origin kopi yang banyak ditemui di Gordi atau kedai-kedai kopi lainnya. Selain nama-nama diatas ada juga Rwanda, Tanzania bahkan Uganda maupun Sudan yang akhir-akhir ini mulai terdengar namanya sebagai produsen kopi dari benua Afrik. Jangan lupa bookmark laman ini sebagai panduan Anda saat ingin mencoba kopi-kopi baru ya!  Apa kopi Afrika favorit Anda? 

Header image photo by 2Photo Pots on Unsplash




Also in Gordi Blog

Perbedaan Antara Pulse Pouring Dengan Continuous Pouring
Perbedaan Antara Pulse Pouring Dengan Continuous Pouring

Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk menikmati kopi. Kenikmatan rasa ini biasanya berbanding lurus dengan teknik/metode apa yang digunakan untuk menyeduh kopinya. Bagi home brewers yang suka sekali mengulik kopi, metode/teknik tertentu termasuk saat menuangkan air,...
Pilih Mana: Conical Burr Grinder vs Flat Burr Grinder
Pilih Mana: Conical Burr Grinder vs Flat Burr Grinder

Fungsi semua grinder (electric atau manual) sebenarnya sama: untuk menggiling biji kopi dan mengubahnya menjadi partikel yang lebih kecil sehingga Anda dapat menyeduh dan menikmati kopinya. Yang membuat pilihan membeli grinder lebih rumit adalah: pakai...

Kapan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir kopi?
Kapan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir kopi?

Pada umumnya, kebanyakan orang akan langsung memesan atau membuat secangkir kopi di pagi hari. Ada yang bilang mereka belum bisa fokus jika belum minum kopi bahkan ada juga yang merasa pusing jika tidak segera mencicipi kopi...