The Golden Ratio: Seberapa Penting Rasio Air dan Kopi Dalam Menyeduh?
The Golden Ratio: Seberapa Penting Rasio Air dan Kopi Dalam Menyeduh?
by Ridwan Gustomo

Berapa banyak kopi yang saya butuhkan untuk menghasilkan XX cangkir kopi?

Saat mulai menyeduh sendiri, pertanyaan biasanya akan mulai muncul, apalagi jika Anda sedang sering mengulik dan bereksperimen menyeduh kopi, sambil belajar beragam metode seduh, demi menemukan resep menyeduh yang cocok untuk lidah Anda.

Secara singkat, the golden ratio adalah perbandingan/rasio yang pas antara kopi dan air agar menghasilkan hasil seduhan yang sempurna. Rasio ini dikembangkan oleh para ahlinya di SCAA (Asosiasi Specialty Coffee di Amerika), semata-mata sebagai standar untuk secangkir kopi yang dapat disebut terbaik atau umum dengan istilah The Golden Cup Standard. Menurut SCAA, golden ratio yang terbaik adalah 1:18. Ini artinya, setiap 1gr kopi, maka airnya sebanyak 18gr. Contoh: jika Anda menyeduh 55gr kopi, maka air yang dibutuhkan adalah 1000ml (gram). 

Brewing Tools Preparation

Jika kita kembali ke preferensi masing-masing soal menikmati kopi, mungkin kita masih menemukan beberapa penyeduh kopi yang tidak mengikuti rasio ini. Memang sah-sah saja. Namun, Anda akan menemukan bahwa rasio ini adalah rasio yang paling pas dan seimbang antara kopi dan air saat kita menyeduh.

Bereksperimen dengan Golden Ratio

Fellow(1), sebuah brand yang mengeluarkan Stagg Pour-Over System, punya eksperimen simpel yang dapat Anda lakukan di rumah untuk dapat menentukan golden ratio sesuai preferensi Anda. Penasaran ingin mencoba? Jangan lupa, eksperimen ini akan lebih menyenangkan dengan mengajak teman-teman Anda untuk mencoba.

Rasio Seduh

Credit: fellowproducts.com

  1. Pilih rentang rasio yang Anda inginkan untuk melakukan percobaan. Pada percobaan ini, Fellow menggunakan 3 rasio yang cukup umum direkomendasikan oleh para penyangrai atau coffee shop yaitu: 1:20, 1:18, 1:15 dan 1:13.
  2. Siapkan 4 gelas dengan mulut lebar. Jangan lupa untuk menempelkan label A, B, C, dan D untuk masing-masing gelas.
  3. Giling biji kopi sebanyak 30gr dengan ukuran gilingan medium-fine. Kalau Anda punya grinder merek Baratza Virtuoso, di percobaan ini tim Fellow menggunakan ukuran gilingan 18. Tambahkan 5gr di gelas A, 5.55gr di gelas B, 6.69gr di gelas C, dan 7.67gr di gelas D. Jangan lupa dicatat di Coffee Journal ya! :)
  4. Panaskan air hingga melewati sedikit batas 93 derajat Celcius
  5. Tuang 100gr air yang sudah dipanaskan tadi ke masing-masing gelas dan diamkan hingga 5 menit. Gunakan timer sebagai pengingat.
  6. Setelah 5 menit, biarkan timer tetap berjalan. JIka Anda belum punya cupping spoon, gunakan sendok sup (atau sendok lebar dengan kedalaman cukup) dan angkat bubuk kopi yang mengambang di bagian atas gelas. Kegiatan ini disebut juga break the crust.
  7. Setelah semua bubuk kopi diangkat, tunggu sampai timer menunjukkan angka 12 menit, lalu cicipi. Waktu ini dibutuhkan agar Anda dapat mencicipi seluruh profil rasa.

 Rasio Seduh 

Dengan menggunakan sendok, sesap cepat setiap kopi yang ada di masing-masing gelas. Menyesap dengan cepat dapat membantu melapisi palet lidah Anda untuk mendapatkan rasa yang lebih baik. Catat apa yang Anda rasakan di Gordi Journal atau buku catatan Anda. Tuliskan seperti apa aroma, body, sweetness, acidity-nya. Masih ingat Sensory Experience yang pernah kami lakukan?

Sebagai panduan, dibawah ini adalah perbedaan dari beberapa rasio yang sudah dilakukan pada percobaan di atas: 

Rasio 1:13 

Kopi yang diseduh dengan rasio ini menggunakan air yang sangat sedikit dari takaran standar golden ratio SCAA. Karena air yang digunakan sangat terbatas, ekstraksi pada kopinya juga akan lebih berkurang. Hasilnya adalah secangkir kopi yang cukup intense dengan acidity bright.

Rasio 1:15 

Kopi yang diseduh dengan rasio ini menggunakan sedikit lebih banyak air dari rasio 1:13. Karena air yang digunakan sedikit lebih banyak, ekstraksi pada kopinya juga dapat lebih bertambah (karena air yang lebih banyak artinya ekstraksi lebih banyak). Hasilnya adalah secangkir kopi yang rich, crisp, dengan acidity yang tajam.

Rasio 1:18 

Kopi yang diseduh dengan rasio ini menggunakan lebih banyak air, sehingga rasa kopinya tidak akan sekuat rasio 1:15. Karena air untuk mengekstraksi kopi lebih banyak, Anda akan dapat merasakan secangkir kopi yang mellow, rounded cup dengan acidity yang lembut. Inilah standar yang disebut sebagai golden ratio oleh SCAA.

Rasio 1:20 

Kopi yang diseduh dengan rasio ini menggunakan air yang ekstra banyak. Karena air yang digunakan jauh lebih banyak dibandingkan 2 rasio sebelumnya, apa kira-kira yang akan terjadi pada kopi yang Anda seduh? Ya, kopinya akan terlalu encer dan overextracted. Pada rasio ini, Anda kemungkinan tidak akan bisa merasakan karakter rasa kopinya.

Dari percobaan sederhana ini, Anda akan dapat menemukan kopi dengan rasio mana yang lebih cocok dengan selera Anda. Bagaimana, penasaran ingin mencoba? Untuk lebih mudahnya menentukan rasio, coba gunakan kalkulator brewing ratio versi Evocation Roastery yang simpel ini. Ingin ada eksperimen seperti ini untuk kegiatan Gordi di akhir pekan? Jangan lupa komentar di bawah ini ya!




Also in Gordi Blog

Red Flover, Bisnis Kopi Road Trip
Red Flover, Bisnis Kopi Road Trip

‘One life, one regret’, adalah sebuah prinsip hidup yang dijalani oleh Stevy, owner Red Flover (Red Flower). Ia mulai melakukan perjalanan sejak akhir tahun lalu bersama dengan mobil...
Seberapa Pentingkah Penggiling Kopi?
Seberapa Pentingkah Penggiling Kopi?

Memasuki era third wave di dunia kopi ini para peminum kopi tidak sekadar berbicara tentang meminumnya saja, mereka pun mulai bertanya tentang asal usul kopi, hingga tercipta pada seduhan...
Air Untuk Kopi: Water Hardness dan Pengaruhnya Saat Menyeduh Kopi
Air Untuk Kopi: Water Hardness dan Pengaruhnya Saat Menyeduh Kopi

Kebanyakan dari kita akan berasumsi, kemungkinan besar ada yang salah dengan kopi yang kita gunakan, atau ada teknik yang salah saat proses menyeduh. Ada satu hal yang sering kita lewatkan. Air. Ya, ada 98%...