Keunikan Ragam Varietas Kopi (Bagian 1)
Keunikan Ragam Varietas Kopi (Bagian 1)
by Arief Said

Tahukah Anda, apa varietas kopi yang Anda sedang minum? Ada berapa banyak jenis varietas kopi, dan mengapa varietas ini menentukan kualitas serta karakter rasa kopi yang Anda minum?

Karena varietas kopi itu jenisnya banyak, mari kita menjelajahi beberapa jenis yang lebih umum atau sering Anda dengar. Kali ini kami akan membahas soal Bourbon, Caturra, Catuai, dan Pacamara.

Menurut Wikipedia, varietas kopi adalah subspesies yang berasal dari pembiakan selektif atau seleksi alam dari tanaman kopi. Sebenarnya ada banyak sekali variabilitas yang dapat ditemui pada tanaman kopi; baik itu yang ditanam secara alami atau pun yang dibudidayakan. Namun, ada beberapa varietas dan kultivar yang sudah dikenal umum di dunia kopi, karena sifatnya yang unik seperti tahan hama dan hasil buah (fruit yield). Ciri-ciri seperti ini yang biasanya dicari oleh petani atau produsen kopi saat akan mengembangkan tanaman kopi. Tahap seleksi varietas/kultivar adalah komponen yang sangat penting untuk menentukan kualitas hasil biji kopi. 

Lalu, apa bedanya varietas dan kultivar? Kultivar adalah semua varietas yang dihasilkan dari teknik hortikultura/pertanian dan biasanya tidak ditemukan pada populasi alami. Singkatnya, kultivar adalah varietas yang sengaja dibudidayakan. Sebagian besar varietas yang kita kenal saat ini, sebenarnya adalah kultivar. Bourbon dan Typica adalah beberapa kultivar yang paling umum ditemukan.

Bourbon

Kalau anda suka minum wine, jenis varietas ini dikenal dengan Pinot Noir-nya kopi. Kenapa? Umumnya, varietas ini sangat manis, kompleks dan lembut (delicate). Tanaman kopi jenis ini juga dikenal rapuh dan tidak menghasilkan banyak buah ceri kopi, seperti beberapa varietas pada umumnya. Namun begitu, saat tanaman kopi ini menghasilkan, rasanya sungguh sepadan! Banyak yang berpendapat, Bourbon adalah the coffee of coffee. Secangkir kopi klasik yang layak dicoba, jika Anda belum pernah mencobanya.

Bourbon coffee cherries

Buah ceri kopi Bourbon (kredit foto: Mapache Coffee)

Caturra

Bagaimana cara Anda mengetahui jika kopi yang Anda minum adalah jenis Caturra? Biasanya, kopi ini punya bright acidity dan low to medium body. Kopi ini memiliki tingkat clarity dan sweetness yang lebih rendah dibandingkan induknya, Bourbon. Varietas kopi ini pertama kali dikembangkan di Brasil, dan tanaman kopi ini banyak ditemukan di Kolombia, Kosta Rika dan Nikaragua. Yang menarik, Caturra dalam bahasa Portugis adalah nama spesies burung beo. Sementara dalam bahasa Spanyol, Caturra diterjemahkan menjadi Cotorra atau Perico, yang artinya adalah seseorang yang banyak bicara dan berisik.   

Caturra coffee cherries

Buah ceri kopi Caturra (foto kredit: redstarcoffee.com.au)

Catuai

Buah ceri kopi pada varietas Catuai ini umumnya berwarna merah atau kuning. Keduanya memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Namun, buah ceri kopi berwarna kuning, saat dingin, memiliki tekstur rasa yang kurang enak seperti minyak. Varietas Catuai berasal dari Mundo Novo dan Caturra, meskipun jenis ini memiliki variabilitas bawaan dari coffea robusta. Catuai bisa merasakan pahit. Namun, ketika ditanam dan diproses dengan baik, Catuai dapat menghasilkan secangkir kopi yang enak bahkan ketika disangrai gelap (dark roast). Catuai umumnya banyak ditanam di Indonesia, Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Yellow Catuai cherries

Buah ceri kopi Catuai Kuning (foto kredit: coffeetroupe.com)

 

Pacamara

Varietas ini pada umumnya memiliki aroma yang kompleks dan intens; medium to dense body dengan tekstur lembut; dengan keasaman elegan dan karakter rasa mulai dari manis cokelat, butterscotch hingga sweet citrus notes, dan hints of floral aromas. Pacamara adalah mutasi alami dari varietas Bourbon, yang ditemukan saat penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Florida. Tanaman kopi ini berukuran lebih pendek, memiliki ruas tanaman lebih rapat, dengan daun-daun kecil. Ukuran seperti ini membantunya tahan banting terhadap kondisi iklim yang keras seperti angin kencang, sinar matahari yang berlebihan, dan kondisi tanah yang kurang air. Bukan hanya itu, Pacamara juga terkenal sangat tahan terhadap penyakit dan mampu beradaptasi dengan kondisi alam di tempatnya, serta memberikan hasil produksi yang tinggi.

Pacamara coffee cherries

Buah ceri kopi Pacamara (foto kredit: abccoffee.co)

 

Sudah pernahkah Anda mencoba beragam varietas/kultivar kopi seperti yang sudah kami sebutkan tadi? Untuk Black Package kami di bulan Juli 2018, kopi yang dikurasi oleh tim kurator kami berasal dari dua varietas yang sudah disebutkan di atas. Bisakah Anda menebaknya? :) 

Baca bagian ke-2 mengenai ragam varietas disini.




Also in Gordi Blog

Panduan Origin Kopi: Afrika
Panduan Origin Kopi: Afrika

Untuk mayoritas penikmat kopi seduh manual, hal pertama yang dicari saat ingin mencoba kopi baru adalah: dari mana asal atau origin kopinya? Bagaimana caranya membedakan karakter rasa antara kopi Ethiopia dengan Rwanda? simak disini kenapa kopi...
Perbedaan Rasa Kopi Arabika vs Kopi Robusta
Perbedaan Rasa Kopi Arabika vs Kopi Robusta

Saat mendengar Arabika dan Robusta, apa yang ada di benak Anda? Biasanya, kami akan mendapatkan jawaban seperti ini: “Arabika itu manis, Robusta itu pahit,” atau “Arabika itu harganya mahal, kalau Robusta lebih murah.”...

Pour Over, Immersion & Siphon. Apa bedanya ya?
Pour Over, Immersion & Siphon. Apa bedanya ya?

Pilihan alat seduhnya banyak. Setiap alat seduh akan menghasilkan rasa kopi yang berbeda. Tambahan lagi, tingkat kesulitan dari masing-masing metode seduh juga beragam! Ada pour-over, immersion, dan ada pula hybrid. Nah, jadi baiknya pilih metode...