Black Package Februari 2018: Menjelajah Rasa Dengan Limited Release: Levelup - Ethiopia Drima Zede dan Coklat

Black Package Februari 2018: Menjelajah Rasa Dengan Limited Release: Levelup - Ethiopia Drima Zede dan Coklat

February 27, 2018

Untuk kami, Black Package adalah paket yang istimewa. Selain kopi yang istimewa, tim kurator kami selalu mencari rangkaian aktivitas yang berbeda, demi menjelajahi rasa dan pengalaman menyeduh yang lebih berkesan bagi Anda.   

Di bulan Februari ini, kopi yang kami pilih kali ini datang dari sebuah perkebunan di daerah Kochere, yang termasuk daerah penghasil kopi di Yirgacheffe, Zona Gedeo, Ethiopia bagian selatan. Wilayah tersebut sudah lama dikenal sebagai daerah penghasil kopi yang memiliki rasa yang khas. Kochere, yang terletak hanya beberapa kilometer dari Yirgacheffe ini memiliki varietas Heirloom dan ditanam pada ketinggian 1.850 sampai 2.010mdpl. Demi mendapatkan profil yang lebih dalam, biji kopi dikeringkan bersama buahnya. Varietas mixed-heirloom  ini menghasilkan tekstur yang creamy, juicy, dan balanced dengan tasting notes buah beri, stone fruit, buah persik, serta aprikot.

Berasal dari perkebunan Level Up yang dipimpin oleh Ashenafi Argaw, mantan direktur Koperasi Petani Sidamo di Ethiopia sejak tahun 2007, perusahaan ini termasuk anak perusahaan Ninety Plus yang mengembangkan enam profil rasa dalam kopi. Perusahaan yang biasanya memproduksi kopi dengan proses basah serta natural ini, memiliki visi untuk menghubungkan pelanggan dengan biji kopi berkualitas dan ekslusif namun dengan kuantitas tinggi dan harga yang pantas. Perkebunan Ninety Plus sendiri merupakan produsen kopi terintegrasi yang terkenal sebagai penghasil kopi langka dan eksklusif. Mereka mengelola perdagangan serta distribusi bersama petani lokal, lalu menjualnya kembali ke penyangrai dan importir kopi specialty di seluruh penjuru dunia.

Berdiri pada 2007, mereka kini memiliki 134 hektar perkebunan kopi yang terletak di Panama. Mereka menciptakan merk Ninety Plus untuk semua kopi specialty yang mereka hasilkan dengan cupping score 90 ke atas.

Common Grounds yang merupakan sang penyangrai menyatakan bahwa dalam mengolah kopi ini, dibutuhkan ketelitian yang cukup tinggi. Kopi yang disangrai awalnya harus diproses dengan suhu yang tidak terlalu panas demi mempertahankan aroma nya. Roasting development yang dicapai pun hanya sampai 15% demi mempertahankan rasa buah-buahan yang terdapat pada kopi ini.

Aktivitas berbeda yang kami hadirkan pada pengiriman Black Package kali ini adalah chocolate pairing, yaitu dengan menyandingkan kopi dengan jenis coklat tertentu. Untuk Anda, para penjelajah rasa kopi langka, ini kami lakukan untuk memberikan pengalaman menyeduh kopi istimewa kali ini agar lebih maksimal. Jika pada pengiriman sebelumnya kami menyediakan elemen untuk meracik air seduhan, kali ini kami menyediakan dua batang coklat untuk digunakan sebagai perbandingan rasa.

Sebagai acuan, Megan Giller yang merupakan pemilik Bean to Bar Chocolate – America’s Craft Chocolate Revolution menyatakan, bahwa dalam menyandingkan coklat dan kopi adalah eksplorasi yang dapat kita lakukan di rumah dengan mudah. Berikut beberapa tips dalam melakukan pairing ini: 

1. Metode Milkshake
Cara ini menurutnya cukup menyenangkan karena kita dapat segera mengetahui sensasi rasa seperti apa yang kita dapatkan ketika menyesap kopi setelah memakan coklat. Caranya cukup mudah, pertama gigit coklat secukupnya, lalu biarkan sampai coklatnya meleleh dalam mulut Anda. Lalu, segeralah sesap kopi Anda. Lalu biarkan dua elemen tersebut bercampur di mulut. Apa yang Anda rasakan? Menurut Megan, metode ini akan menghasilkan “rasa ketiga” yang tercipta dari percampuran dua elemen tersebut dan benar-benar berbeda.

2. Balance
Balance yang dimaksud disini adalah keseimbangan antara dua elemen yaitu coklat dan kopi. Megan menyarankan untuk menggunakan coklat yang lebih manis dibandingkan dengan kopi yang kita gunakan untuk pairing. Hal ini dikarenakan jika kita menggunakan coklat yang kurang manis dibandingkan dengan kopi yang kita gunakan, maka kecil kemungkinan Anda akan merasakan pengalaman yang berbeda.

3. Kategori
Megan menambahkan bahwa dalam melakukan pairing, yang perlu kita pertimbangkan adalah jenis-jenis rasa yang diproduksi oleh masing-masing kopi. Ia mengklasifikasikan kopi menjadi empat kategori rasa; nutty coffees (bayangkan kopi dari origin Kolombia serta Amerika Selatan), fruity dan earthy (Amerika Tengah), fruity dan bright (Ethiopia, Rwanda, Kenya, dst), serta espresso. Setelah dikategorikan, maka kita dapat melakukan metode milkshake diatas sesuai kategori yang kita pakai. Akan tetapi, ada satu pengecualian dengan espresso untuk tidak menggunakan metode milkshake, namun mengkonsumsi shot espresso-nya terlebih dahulu baru memakan coklatnya. Hal ini agar rasa coklat tidak tertutupi oleh rasa espresso.


Beberapa tips diatas dapat membantu Anda untuk merasakan sensasi pengalaman mencicipi kopi yang berbeda. Tidak hanya itu saja, coklat yang kami kurasi pada Black Package kali ini diproduksi oleh Pipiltin Cocoa, sebuah perusahaan yang mengolah buah Kakao mulai dari proses sortir, menyangrai, menggiling, memasak, sampai mencetaknya menjadi coklat batang. Mereka berusaha mengumpulkan buah kakao dari seluruh Indonesia untuk selanjutnya diolah dan disajikan kepada para penikmat coklat.

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman menyeduh unik dan berbeda, kini saatnya untuk berlangganan Black Package. Untuk Anda yang sudah menyeduh Black Package kali ini, jangan sungkan untuk menuliskan pengalaman menyeduh Anda di kolom komentar ya!

Enjoy the next level of coffee brewing experience!



Leave a comment

Comments will be approved before showing up.


Also in Gordi Updates

Full Washed; Mengulik Cita Rasa Kopi Aceh Gayo Pantan Musara dan Colombia Las Brisas
Full Washed; Mengulik Cita Rasa Kopi Aceh Gayo Pantan Musara dan Colombia Las Brisas

August 14, 2018

Proses pasca panen boleh sama, namun rasa, boleh jadi berbeda. Apa yang menyebabkan keduanya bisa berbeda walaupun menggunakan proses pasca panen yang sama?

Kopi Indonesia yang menjadi primadona tim kurator Gordi pada pengiriman minggu lalu, berasal dari daerah penghasil nanas yang cukup terkenal di dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah. Sebagai sandingan, kopi impor terpilih berasal dari negara yang merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di dunia.

Baca Lebih Lanjut

Apa Arti Roast Level Bagi Peminum Kopi?
Apa Arti Roast Level Bagi Peminum Kopi?

August 01, 2018

Saat Anda membeli biji kopi, apa hal yang pertama kali Anda lihat pada kemasannya? Selain tasting notes dan roast date, pernahkah Anda melihat istilah roast level pada kemasan tersebut? Apa pengaruhnya pada rasa kopi yang Anda seduh?

Baca Lebih Lanjut

Keunikan Ragam Varietas Kopi - Bagian 2
Keunikan Ragam Varietas Kopi - Bagian 2

July 24, 2018

Varietas kopi apa lagi yang pernah Anda dengar, atau bahkan coba? Kali ini kami mengupas sedikit soal varietas Colombia, Ethiopian Heirloom, Gesha, Typica, S288, Catimor, dan Letefoho. Dapatkan Anda menebak, varietas kopi yang saat ini sedang banyak digandrungi pecinta kopi di Indonesia, bahkan dunia?

Baca Lebih Lanjut