Referensi Metode Pour-over Bagi Para Home Brewers

Referensi Metode Pour-over Bagi Para Home Brewers

February 23, 2018

“Mulai dari mana ya?”

“Enaknya pake alat apa ya, V60? Kalita? Atau Chemex?”

“Kalo pake Chemex rasanya bakal lebih keluar ngga ya?”

Pertanyaan diatas nampaknya kerap timbul di benak Anda para penikmat kopi yang berpikiran untuk mulai menyeduh sendiri di rumah. Nah, Ada beberapa parameter yang harus kita perhatikan secara detail dalam melakukan manual brewing demi mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satunya adalah metode seduh, dimana rekomendasi yang akan kami berikan terkait dengan filter/pour-over. 

Metode filter/pour-over merupakan Teknik penyeduhan kopi dengan mengalirkan air ke dalam bubuk kopi untuk selanjutnya turun ke dalam pot server atau pot saji. Metode ini memiliki tujuan untuk mengeluarkan profil rasa yang lebih jernih dari secangkir kopi. Kami merekomendasikan tiga alat seduh yang termasuk dalam kategori filter/pour-over yang bisa Anda gunakan untuk menyeduh kopi yaitu Chemex, V60, serta Kalita Wave.


Chemex

photo credit: https://ineedcoffee.com/chemex-coffee-brewing-history-and-tutorial/


Mengapa alat ini? Chemex memiliki desain yang bertahan sejak pembuatan pertamanya (tali kulit, gagang kayu, kaca tahan panas), menjadikan alat ini dapat dikatakan cukup tangguh. Menyeduh dengan alat ini hampir sama dengan alat drip lainnya. Demi memaksimalkan hasil kopi seduhan Anda, giling kopi dengan skala gilingan yang lebih kasar dibandingkan dengan metode lainnya. Bentuk leher dari alat ini pun dapat membantu Anda secara optimal untuk mengukur seberapa cepat Anda menuang air serta dimana Anda menuang airnya. Tidak sampai disitu, Chemex yang umumnya menggunakan filter dari kertas, kini juga memiliki filter yang dapat terus digunakan berbahan dasar stainless steel. Perbedannya hanya terletak pada cara perawatan pasca penyeduhan. Penggunaan filter dari kertas akan lebih mudah untuk dibersihkan daripada menggunakan stainless steel. Namun, semua kembali pada preferensi atau pilihan Anda sendiri ingin menggunakan filter jenis apa.

V60

photo credit: https://www.hario.co.uk/hario-v60-dripper-03-clear.html


Metode ini tentunya sudah tidak asing bagi hampir tiap peminum kopi baik di kedai kopi maupun home brewers. Hal tersebut dikarenakan alat ini merupakan alat yang dapat dipakai mulai dari penyeduh pemula sampai professional. Mengapa demikian? Parameter yang dapat digali begitu banyak, membuat kita dapat bereksperimen lebih lanjut dalam mengulik resep kopi sesuai yang kita inginkan. Hal tersebut mencakup aspek perbandingan air dengan kopi, waktu penyeduhan, skala gilingan, serta temperatur air. Keunggulan menggunakan metode ini adalah mudah dibersihkan, ringan, serta bentuknya yang ringkas. Proses ekstraksi kopi dimana air akan jatuh secara perlahan ke server menghasilkan body yang lebih ringan, dengan karakter rasa kopi yang lebih keluar dan jelas. Jadi jika Anda termasuk dalam kategori penyeduh pemula, jangan ragu-ragu untuk menyeduh menggunakan metode V60 ya. Semakin sering mencoba, maka semakin Anda tahu elemen apa saja yang dapat mempengaruhi rasa pada secangkir kopi.


Kalita Wave

photo credit: http://www.kalita-usa.com/shop-1/rkmij76zvo9btb9o88xgfkle32whgg

Kalita Wave merupakan salah satu kebanggaan bagi para pecinta kopi karena kehandalannya serta mudah dibawa bepergian. Dikembangkan pada tahun 1958 di Tokyo, alat ini dapat dikatakan mirip dengan alat seduh V60. Perbedaan yang cukup signifikan terletak pada bentuknya. Jika V60 berbentuk menyerupai cone yang ujungnya lancip dengan satu lubang tetes, Kalita ini memiliki ujung bagian bawah yang datar dengan tiga lubang tetes. Bentuk seperti ini dapat menghasilkan kopi yang terekstraksi dengan lebih seimbang, serta debit air yang dapat diatur dengan mudah. Material yang terbuat dari stainless steel pun berfungsi untuk mencegah terjadinya penurunan suhu ketika proses penyeduhan jika dibandingkan dengan bahan keramik V60. Keunggulan menggunakan alat ini juga terletak pada filternya yang berbentuk seperti kertas kue. Hal ini juga meminimalisir adanya penurunan suhu yang umumnya terjadi karena air yang menyentuh dinding dan tidak menyentuh bubuk kopi. Berniat membelinya? Tenang, kami menyediakan alat ini kok untuk segera Anda gunakan baik di rumah maupun kantor. Kunjungi laman kami berikut, ya!

Itulah beberapa alat filter/pour-over yang dapat Anda gunakan untuk menyeduh kopi baik di rumah maupun kantor. Memang rekomendasi alat tersebut tidak bersifat mutlak, namun bagi kami alat-alat tersebut dapat menghasilkan seduhan kopi yang pas. Namun, ada baiknya Anda mencoba untuk terus mencoba dan mengeksplorasi Teknik dalam menyeduh kopi ini. Karena, berbeda metode, berbeda biji kopi akan menghasilkan rasa yang berbeda pula. Berbeda pun belum tentu tidak enak, hal tersebut hanyalah masalah preferensi rasa, semua akan kembali pada lidah kita masing-masing. Cara terbaik untuk mencari perbedaan rasa terhadap kopi yang kita buat adalah dengan menggunakan dua metode yang berbeda lalu kita bandingkan rasanya. Mengutip dari Founder kami, Arief Said, “Jangan pernah menyerah! Alat apapun yang Anda punya, Anda tetap dapat membuat kopi dengan rasa yang enak!”

Tunggu bagian kedua dari artikel ini mengenai alat seduh full-immersion. Jika Anda menemukan resep yang menurut Anda dapat membuat hasil seduhan lebih maksimal, jangan ragu untuk tulis di kolom komentar, ya!



Leave a comment

Comments will be approved before showing up.


Also in Gordi Updates

4 Alasan Untuk Menyeduh Kopi Drip Pack
4 Alasan Untuk Menyeduh Kopi Drip Pack

June 25, 2018

Sejak pengiriman kopi berlangganan beberapa waktu yang lalu, kami mulai sering menerima komentar dan pertanyaan seperti: "Kenapa harus drip pack?" atau "Apa bedanya drip pack sama kopi sachet?" atau bahkan "Kalau mau nyeduh kopi beneran mah jangan pake drip pack.

Baca Lebih Lanjut

Proses Pasca-Panen Dalam Kopi
Proses Pasca-Panen Dalam Kopi

June 21, 2018

Dalam setiap gelas kopi yang kita minum ada cerita unik dibaliknya; mulai dari jenis kopinya, asal perkebunannya, pengolah kopinya, proses pasca-panen yang diterapkan, metode sangrainya, hingga akhirnya sampai di kedai kopi kesayangan untuk kita beli dan seduh di rumah. Khusus postingan blog kali ini, kami akan fokus pada pembahasan tentang proses pasca-panen yang dilakukan oleh para prosesor kopi.

Baca Lebih Lanjut

Menjelajah Rasa Antara Kopi Dengan Proses White Honey Dan Golden Honey
Menjelajah Rasa Antara Kopi Dengan Proses White Honey Dan Golden Honey

June 05, 2018

Apa jadinya ketika kopi Costa Rica dengan proses White Honey disandingkan dengan kopi Ciwidey dengan proses Golden Honey? Menarik dan menantang untuk diseduh, tentunya! Paket berlangganan kami kali ini tepat dikirimkan sebelum Lebaran tiba, agar Anda dapat membawanya untuk mudik atau ngopi bersama keluarga dan kerabat tersayang. Untuk pengiriman ini, tim kurator Gordi memilih Costa Rica Mario Jimenez La Angostura yang disangrai oleh Noah’s Barn serta Gouden Boon yang disangrai oleh East Indische Koffie.

Baca Lebih Lanjut