Seberapa Pentingkah Penggiling Kopi?
Seberapa Pentingkah Penggiling Kopi?
by Ridwan Gustomo

Memasuki era third wave di dunia kopi ini para peminum kopi tidak sekadar berbicara tentang meminumnya saja, mereka pun mulai bertanya tentang asal usul kopi, hingga tercipta pada seduhan kopi. Hal yang tidak terlewatkan untuk mencapai seruputan kopi adalah menggiling kopi.

Ketika Anda membeli kopi dalam bentuk biji kopi, maka hal yang paling utama yang perlu Anda miliki adalah penggiling kopi atau grinder. Ada beberapa tipe penggiling kopi berdasarkan tenaga penggeraknya, yaitu manual dan otomatis. Penggiling kopi pun juga memiliki jenis berbeda berdasarkan pisaunya. Ada yang pisau lurus (blade) dan pisau melingkar (burr). Keduanya akan menghasilkan bentuk gilingan yang berbeda. Namun tidak semua grinder diciptakan sama, ada beberapa hal penting tentang penggilingan kopi yang perlu Anda perhatikan.

Ubah Persepsi tentang Grinder

Konsep grinder memang hanya sebagai alat penggiling kopi. Namun, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa grinder pun memiliki beberapa jenis. Secara tenaga ada yang manual dan otomatis. Belum lagi ketika dibagi berdasarkan pisaunya, ada blade dan burr. Keduanya pernah kami ulas di blog kami juga. Hal ini jelas bahwa tidak semua grinder itu sama. Karena, hasil gilingan kopinya pun nanti akan berbeda.

Perhatikan Grind Size

Menggiling biji kopi memang tidak bisa sembarang. Di setiap ukuran gilingan atau grind size, nantinya akan merujuk pada metode penyeduhan apa yang cocok untuk menghasilkan rasa kopi yang tidak hambar. Adapun macam-macam grind size meliputi; extra coarse, coarse, medium coarse, medium, medium fine, fine, dan extra fine. Masing-masing memiliki metode penyeduhan (manual brew) tersendiri.

Tenaga (dan Kesabaran) Ekstra untuk Manual Grinder

Jika Anda menggunakan hand grinder dan menginginkan hasil kopi yang halus, maka Anda dapat menggunakan burr grinder. Mungkin Anda dapat menyiasatinya supaya tidak terlalu lelah ketika memutar handle-nya. Pertama, lakukan penggilingan yang kasar terlebih dahulu dengan memutar mur pada setelan grinder burr. Kemudian, Anda putar ke atas.

Ketika penggilingan pertama selesai, Anda lakukan penggilingan kedua dengan menurunkan mur yang ditarik keatas sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mendekatkan jarak antara pemutar dengan burr semakin rapat. Dengan begitu, kopi yang dihasilkan pada gilingan pertama akan lebih halus.

Photo by Joshua Davis on Unsplash

Berbicara tentang penggiling kopi (grinder), Anda akan dihadapi dengan berbagai macam pilihan. Maka, berbagai macam pula harga yang ditawarkan. Semua kembali pada kebutuhan Anda. Jika Anda adalah tipe orang yang memiliki mobilitas tinggi, Anda bisa memilih hand grinder yang mudah dibawa ke mana-mana.



Also in Gordi Blog

Kopi dan Isyarat di Kopi Tuli
Kopi dan Isyarat di Kopi Tuli

Kopi Tuli (Koptul) tidak sekadar kedai kopi yang marak di tengah kota. Koptul memberikan nuansa menikmati kopi sambil belajar Bahasa Isyarat bagi para pengunjung kedai Koptul
Biji Kopi Lebih Baik dari Kopi Bubuk?
Biji Kopi Lebih Baik dari Kopi Bubuk?

Biji kopi atau kopi bubuk? Pertanyaan tersebut kerap dilontarkan bagi para penikmat kopi yang baru mulai menyeduh kopi sendiri. Antara bingung dan tidak tahu untuk membeli kopi dalam bentuk biji kopi atau bubuk. Mungkin...
Red Flover, Bisnis Kopi Road Trip
Red Flover, Bisnis Kopi Road Trip

‘One life, one regret’, adalah sebuah prinsip hidup yang dijalani oleh Stevy, owner Red Flover (Red Flower). Ia mulai melakukan perjalanan sejak akhir tahun lalu bersama dengan mobil...