Ukuran Giling Kopi Apa Yang Paling Cocok Untuk Anda? Simak Ulasannya!
Ukuran Giling Kopi Apa Yang Paling Cocok Untuk Anda? Simak Ulasannya!
by Ridwan Gustomo

Para Gordians sudah mencoba menyeduh di rumah dengan panduan kami sebelumnya? Masih merasa ada yang kurang pas kah dengan hasil seduhannya? Nah, kali ini kami akan coba membahas salah satu parameter dalam menyeduh yaitu grind size atau skala gilingan kopi yang sesuai dengan metode seduh yang anda gunakan!

Banyak yang bertanya, “Kenapa sih harus menggiling biji kopi sesaat sebelum menyeduh?

Sebenarnya, tidak diharuskan. Namun, sangat disarankan untuk rasa yang lebih optimal. Karena kopi yang sudah digiling terlebih dahulu lalu disimpan dalam wadah, lebih cepat berubah aroma dan rasanya dibandingkan menyimpan biji kopi utuh. Inilah sebabnya mengapa kami selalu menyarankan Gordians untuk memesan biji kopi utuh dan menggilingnya sendiri di rumah tepat sebelum Anda akan menyeduh. Jangan lupa untuk menyimpan kopi di wadah yang kedap udara ya!

Menggiling kopi sesaat sebelum menyeduh dapat menjaga kesegaran serta karakter rasa dan aroma dari kopi tersebut. Konsistensi adalah kunci utama saat Anda menggiling kopi. Apa maksudnya? Skala gilingan kopi akan mengikuti metode seduh yang akan Anda gunakan. Dengan menggiling kopi sesuai ukuran yang direkomendasikan untuk metode seduh tertentu, ini artinya Anda secara konsisten akan mendapatkan secangkir kopi yang paling pas di lidah Anda.

Seberapa halus, atau seberapa kasar skala gilingan yang Anda butuhkan?

Secara umum, yang kita perlukan dalam menyeduh sebuah kopi adalah tingkat konsistensi partikel dalam sebuah bubuk kopi yang telah digiling sesuai dengan metode yang diinginkan. Alhasil, semakin halus skala gilingan kopinya maka semakin banyak partikel-partikel yang akan terekspos dan—secara teori—akan membuat kopi lebih banyak terekstraksi karena tingginya intensitas air yang mengalir di sela-sela partikel kopi. Hal ini berdampak pada rasa kopi yang lebih kuat dan intens. Sebaliknya, semakin kasar skala gilingan kopinya, maka kopi yang terekstraksi semakin sedikit karena rendahnya intensitas air yang mengalir di sela-sela partikel pada kopi.

Tingkatan Ukuran Gilingan Kopi
Sebelum menentukan skala gilingan yang terbaik sesuai metode seduh yang akan Anda gunakan, ada baiknya kita melihat panduannya:




Coarse atau Gilingan Kasar
Ukuran gilingan ini cocok untuk metode penyeduhan French Press, percolator, serta cupping. Tekstur dari ukuran gilingan ini pun mirip dengan garam laut.



Medium atau Gilingan Sedang
Ukuran gilingan jenis ini cocok untuk penyeduhan menggunakan cone yang berbentuk kerucut maupun datar, Siphon Coffee, serta Aeropress (dengan waktu menyeduh lebih dari 3 menit). Tektstur dari gilingan seperti ini mirip dengan pasir pada umumnya.

 



Fine atau Gilingan Halus
Ukuran gilingan jenis ini cocok untuk metode penyeduhan espresso, stovetop espresso maker, moka pot, serta Aeropress (dengan waktu penyeduhan 1-2 menit). Tekstur seperti ini mirip dengan garam meja akan tetapi sedikit labih halus. Ukuran gilingan ini biasanya paling banyak kita temui saat membeli kopi kemasan di pasaran.



Very Fine atau Gilingan Sangat Halus
Ukuran gilingan jenis ini cocok untuk metode penyeduhan Ibrik atau kopi turki. Jenis gilingan seperti ini mirip dengan tepung atau serbuk.

Sayangnya tidak semua kopi dapat diperlakukan sama dan ini semua tergantung jenis grinder (penggiling) yang Anda gunakan. Jenis kopi dengan profil sangrai gelap atau dark roasted biasanya cenderung lebih rapuh dan lebih mudah digiling, sehingga kami sarankan untuk mengatur skala gilingan menjadi coarse (kasar). Untuk kopi dengan profil sangrai sedang atau medium roasted dan seterusnya, kami sarankan untuk menggunakan skala gilingan medium, fine, serta very fine mengingat tingkat kekuatan dari biji kopi yang tidak mudah hancur apabila digiling.

Berbicara mengenai istilah ukuran gilingan ideal tentunya tidak sama untuk setiap jenis kopi dan cenderung tidak mudah. Istilah-istilah semacam ‘coarse’ (kasar), ‘medium’ (sedang), ‘fine’ (halus), dan ‘extra fine’ (sangat halus) pun sebenarnya tidak sesederhana itu karena ukuran itu sangat relatif. Belum ada aturan yang umum dan default antara pabrik grinder yang satu dengan yang lainnya. Menyetel sebuah grinder ke angka ‘5’, misalnya, level kehalusannya tidak akan sama jika kita menyetel dengan angka yang sama di alat penggiling lain. Bahkan, walaupun sebuah grinder sama-sama satu tipe dan memiliki model yang sama sekalipun.

Layaknya mempelajari sebuah disiplin ilmu, eksperimen saat menyeduh memang diperlukan agar Anda bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan lebih sering menyeduh di rumah, nantinya Anda akan lebih terbiasa saat ingin menyeduh dengan metode yang berbeda. Selamat mencoba, Gordians!




Also in Gordi Blog

Perbedaan Antara Pulse Pouring Dengan Continuous Pouring
Perbedaan Antara Pulse Pouring Dengan Continuous Pouring

Setiap orang mempunyai cara sendiri untuk menikmati kopi. Kenikmatan rasa ini biasanya berbanding lurus dengan teknik/metode apa yang digunakan untuk menyeduh kopinya. Bagi home brewers yang suka sekali mengulik kopi, metode/teknik tertentu termasuk saat menuangkan air,...
Pilih Mana: Conical Burr Grinder vs Flat Burr Grinder
Pilih Mana: Conical Burr Grinder vs Flat Burr Grinder

Fungsi semua grinder (electric atau manual) sebenarnya sama: untuk menggiling biji kopi dan mengubahnya menjadi partikel yang lebih kecil sehingga Anda dapat menyeduh dan menikmati kopinya. Yang membuat pilihan membeli grinder lebih rumit adalah: pakai...

Kapan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir kopi?
Kapan waktu yang tepat untuk menikmati secangkir kopi?

Pada umumnya, kebanyakan orang akan langsung memesan atau membuat secangkir kopi di pagi hari. Ada yang bilang mereka belum bisa fokus jika belum minum kopi bahkan ada juga yang merasa pusing jika tidak segera mencicipi kopi...